Puncak Fortasi dan Sarasehan Milad IPM ke-56

Sabtu (29/7), rangkaian kegiatan Forum Ta’aruf dan Orientasi PD IPM Kulonprogo tahun 2017 (FortasiKu 2017) ditutup secara resmi oleh ayahanda Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kulonprogo, Ustadz Syaifuddin. Perhelatan Puncak Acara Fortasi yang bertempat di Aula Adikarta, Gedung Kaca, kompleks Pemerintah Kabupaten Kulonprogo yang turut dihadiri oleh bapak Arif Prastawa, Kabag Kesra Kabupaten Kulonprogo, perwakilan dari ortom tingkat daerah, Pimpinan Wilayah IPM DIY, Perwakilan Pimpinan Daerah IPM se-DIY serta perwakilan dari berbagai organisasi kepemudaan yang ada di Kulonprogo.
Dalam sambutannya, bapak Arif Prastawa menyampaikan kesan beliau mengenai kegiatan Fortasi, “Fortasi ini salah satu program IPM yang sangat bagus, terbukti dengan adanya PLS (Pengenalan Lingkungan Sekolah) yang juga mengadopsi konsep dari Fortasi.” Beliau juga berpesan untuk tetap meningkatkan semangat berorganisasi di kalangan pelajar khususnya di IPM.
“Perlu ada gerakan dakwah di kalangan pelajar, penguatan jamaah di IPM serta meningkatkan ghirah dalam berorganisasi, sehingga bisa jadi kebangaan dan punya kebijakan yang baik untuk kemajuan umat”, pesan dari ayahanda Ustadz Syaifuddin dalam sambutan beliau.
Ahmad Hawari Jundullah, perwakilan dari PW IPM DIY menyampaikan tentang pentingnya Fortasi sebagai jenjang awal perkaderan di IPM. “Gambaran perkaderan itu ya besok kalian yang akan meneruskan kakak-kakak PD IPM jadi panitia Fortasi, meneruskan di PDM, di DPR, atau menjadi presiden. Fortasi itu pintu gerbang dari perkaderan di IPM, mempersiapkan pemimpin-pemimpin masa depan. Kalian perlu belajar banyak dan belajar lebih banyak lagi perkaderan itu seperti apa dan kalian ingin dikader menjadi apa.”
Sedangkan Ketua Umum PD IPM Kulonprogo, Nanang Wahyudi menyampaikan pentingnya ta’aruf atau saling mengenal sebagai dasar ukhuwah dalam 4T yakni ta’aruf (saling mengenal), tafahum (saling memahami), ta’awun (saling menolong) dan takaful (saling menanggung).
Disampaikan pula oleh M. Arif Rahman, Ketua Panitia FortasiKu 2017 yang mengusung tema “Aktualisasi Gerakan Pelajar Inspiratif Menuju Kulon Progo Berkemajuan”, melalui kegiatan ini diharapkan pelajar Muhammadiyah di Kulonprogo dapat menjadi sosok yang menginspirasi dan menjadi contoh bagi teman-temannya baik dalam berperilaku maupun akademik dalam menyongsong era baru di Kulonprogo.
Setelah serangkaian rangkaian sambutan sekaligus wejangan, dilanjutkan dengan Sarasehan Milad IPM ke-56 yang menghadirkan 5 orang narasumber yang terdiri atas Ketua Umum PW IPM DIY Nurcahyo Yudi Hermawan, Ketua Umum PD IPM Kota Yogyakarta Nabhan Mudrik Al Yaum, PD IPM Bantul Sidiq Wahyu Oktaviano, Ketua Umum PD IPM Sleman Bambang Tri Atmojo, dan Ketua Umum PD IPM Kulonprogo Nanang Wahyudi.
Pemenang Lomba Fortasi dan Semarak Milad IPM ke-56 pekan lalu diumumkan di akhir acara. Tak lupa hiburan dari Bronist dan penampilan aksutik perdana dari ASBO-Ku turut memeriahkan acara Penutupan Fortasi dan Sarasehan Milad IPM ke-56 PD IPM Kulonprogo. (ltf/MAR)
Tag:

Tinggalkan Balasan

×
%d blogger menyukai ini: